TNI AL Ikut Latihan Militer Terbesar di Dunia

VIVA.co.id – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengikuti latihan militer terbesar di dunia yang digelar di Hawaii. Karena itu, KRI Diponegoro 365 yang merupakan kapal perang korvet TNI AL kelas Sigma tersebut sedang bersandar di dermaga Pearl Harbor, Hawaii.  

Sebanyak 100 orang perwira dan prajurit TNI AL yang mengawaki KRI Diponegoro sedang mengikuti latihan militer bertajuk RIMPAC 2016. Latihan perang ini melibatkan 45 kapal perang, enam kapal selam, 200 pesawat udara, dan 25 ribu personel dari 26 negara, yang telah berlangsung sejak akhir Juni hingga awal Agustus mendatang.
“Kapal kami memang paling kecil di antara kapal-kapal lain yang ikut latihan, tetapi kami paling mematikan,” kata Letkol Laut (P) Tunggul, Komandan KRI Diponegoro 365 ketika menyambut kunjungan kerja Konsul Jenderal RI Umar Hadi dalam rilisnya kepadaVIVA.co.id, Rabu, 13 Juli 2016.



KRI Diponegoro adalah kapal pertama dari empat korvet kelas Sigma yang dipesan Pemerintah Indonesia dari galangan kapal Damen-Schelde Naval Shipyard di Vlissingen, Belanda. Pembangunan kapal dengan sistem modular ini dimulai pada 2005 dan mulai beroperasi pada 2007.
Di antara operasi yang ditugaskan kepada KRI Dipenogoro adalah dalam Satuan Tugas Maritim Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) bersama Kontingen Garuda XXVIII-A pada tahun 2009. Sementara itu, dalam RIMPAC 2016, KRI Diponegoro secara aktif terlibat dalam berbagai skenario operasi laut bersama untuk meningkatkan kerja sama, komunikasi dan interoperability di antara angkatan-angkatan laut dari negara-negara yang terlibat.
Selain KRI Diponegoro, satu unit SST Marinir TNI AL dengan 45 personel juga terlibat dalam latihan militer bersama ini.
“Kami sangat bangga bahwa TNI AL semakin aktif terlibat dalam latihan militer berskala dunia seperti ini, sehingga profesionalisme dan semangat kejuangan para prajurit kita semakin dikenal dunia,” kata Umar Hadi, Konsul Jenderal RI di Los Angeles.
iklan