Rusia Mendadak Pecat Puluhan Perwira Militernya di Baltik

MOSKOW - Puluhan perwira militer Rusia yang bertugas di Armada Baltik tibat-tiba dipecat. Pemecatan massal perwira militer Rusia ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah Rusia modern.
 
 


Pemecatan diumumkan oleh Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu. Alasannya, belum jelas namun departemen pertahanan Rusia menyebut mereka yang dipecat karena lalai menjalankan tugas.

Komando Armada Baltik menjadi komando penting karena jadi andalan Rusia untuk patroli di wilayah “perseteruan” utama antara Rusia dan Barat.

“Komandan armada; Laksamana Viktor Kravchuk; kepala staf, Laksamana Madya Sergei Popov; dan petugas lainnya dipecat karena melalaikan tugas dan distorsi dari keadaan sesungguhnya,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip New York Times, semalam.
 
 


“Komandan bertanggung jawab atas kelemahan serius dalam organisasi pelatihan militer dan aktivitas sehari-hari serta kurangnya perawatan yang tepat untuk personel,” lanjut Kementerian Pertahanan Rusia.

Analis militer Valentin Selivanov yang merupakan mantan Wakil Kepala Angkatan Laut Rusia menduga ada kesalahan serius yang dilakukan sehingga terjadi pemecatan massal.

”Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah modern Rusia di mana komandan telah diberhentikan sedemikian rupa,” kata Selivanov. ”Komandan ini telah membuat serangkaian kesalahan yang serius.”

Media Rusia Fontanka.ru melansir laporan terkait dugaan kesalahan serius yang dilakukan komandan Armada Baltik Rusia sehingga terjadi pemecatan massal. Salah satunya, insiden pada bulan April, ketika sebuah kapal selam Rusia rusak parah dan hampir tenggelam setelah bertabrakan dengan sebuah kapal perang Polandia.

Media yang berbasis di St. Petersburg ini menyebut sekitar 50 petugas dipecat.


(mas) sindonews
iklan