Pemimpin Oposisi Inggris Samakan Israel dengan ISIS

LONDON - Pemimpin Partai Buruh (partai oposisi) Inggris, Jeremy Corbyn, menuai kecaman setelah menyamakan tindakan Pemerintah Israel dengan kelompok ISIS.
 
 


”Teman-teman Yahudi kami tidak lebih bertanggung jawab atas tindakan Israel atau Pemerintah Netanyahu terhadap teman-teman Muslim kami, ini adalah (sama) untuk orang-orang dari kelompok Negara Islam gadungan atau organisasi (ISIS),” katanya saat mengumumkan hasil laporan investigasi tuduhan anti-Semitisme di tubuh Partai Buruh.

Partai Buruh Inggris sudah lama diguncang tuduhan menyuarakan anti-Semitisme. Komentar Corbyn memicu reaksi cepat dari para pemimpin Yahudi Inggris dan anggota parlemen Israel.
 
 


Anggota Knesset (parlemen Israel) Yair Lapid yang juga pemimpin Partai Yesh mengatakan bahwa komentar Corbyn murni anti-Semitisme.

”Tidak dapat diterima bahwa pada hari yang sulit bagi negara Israel, ketika seorang gadis muda tak berdosa dibunuh dalam serangan teror oleh teroris jahat hanya karena dia adalah seorang Yahudi, Pemimpin Oposisi di Inggris membandingkan Israel dan ISIS, diperparah dengan momen peluncuran laporan anti-Semitisme di partainya sendiri,” kata Lapid, seperti dikutip CNN, semalam (30/6/2016).

Pada hari Kamis, seorang gadis Israel berusia 13 tahun ditikam hingga tewas saat tidur di tempat tidurnya oleh seorang remaja Palestina di pemukiman Kirayat Arba, Tepi Barat.

“Ini adalah perbandingan menyebalkan yang merupakan bukti dari ketidaktahuannya. Ini murni anti-Semitisme,” kata Lapid.

Isaac Herzog, pemimpin oposisi Israel dan Kepala Partai Buruh Israel, juga mengutuk komentar Corbyn. ”Saran Jeremy Corbyn untuk kesetaraan moral antara Israel dan ISIS keterlaluan, tidak dapat diterima, dan pengkhianatan dari nilai-nilai (partai) Buruh global,” katanya.


(mas) sindonews
iklan