Medan Berat, Jenazah Terduga Santoso Urung Dievakuasi

POSO - Hingga pukul 23.30 Wita, upaya menurunkan dua jenazah yang diduga sebagai bagian dari kelompok Santoso di Poso, Sulawesi Tengah dari hutan pegunungan di Desa Tambarana masih belum berhasil.





Wakapolda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Leo Bona Lubis yang dikonfirmasi mengatakan, upaya evakuasi itu kemungkinan belum dapat dilakukan pada malam hari karena beratnya medan yang harus dilalui pasukan. Apalagi cuaca gelap diperparah dengan turunnya hujan.

Sebelumnya diagendakan, jenazahdua orang yang satu di antaranya diduga sebagai Santoso bisa dievakuasi malam hari. Namun dengan perkembangan di lapangan, hal itu urung dilakukan.



Sementara itu untuk mengamankan jalur bagi upaya evakuasi tersebut, sejumlah besar personel pasukan Brimob telah dikirim ke lokasi. Sejauh ini masih sulit memastikan kapan jenazah keduannya bisa dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah di Palu.

Diketahui, baku tembak yang berlansung di hutan kawasan Poso, Sulawesi Tengah itu menewaskan dua orang, salah seorang diduga Santoso terdapat ciri tahi lalat di dahi.

"Baku tembak antara tim kami dengan ada lima orang di daerah Tambarana. Saya dapat informasi, ada dua orang yang tertembak meninggal dunia, kemudian tiga orang lagi melarikan diri dan disita juga satu senjata M16," kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan.

Tito mengatakan, dua jenazah tersebut akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jakarta untuk diautopsi dan diidentifikasi. Tito juga mengatakan, tes DNA juga akan dilakukan untuk memastikan identitas dua jenazah. (day)
iklan