Kemenlu Rusia: Agen CIA Serang Penjaga Kedubes AS di Moskow

MOSKOW - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia menyatakan agen CIA menyerang penjaga Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Moskow. Namun, media AS menyebut pelakunya agen Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB).
 


Juru bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova, mengkritik laporan media AS, Washington Post yang dia anggap sudah mendistorsi fakta atas insiden di Kedubes AS di Moskow.

”Departemen Luar Negeri AS dan jasa keamanan telah aktif menggunakan Washington Post untuk menyebarkan informasi terdistorsi sekitar  ‘pelecehan’ terhadap diplomat AS di Rusia,” kata Zakharova, mengomentari laporan surat kabar AS yang menyebut agen FSB memukul diplomat AS.
 


Zakharova mengabaikan laporan media AS yang diterbitkan tanggal 29 Juni lalu. ”Yang mengklaim agen penjaga FSB yang ditempatkan di luar Kedutaan Besar AS di Moskow menyerang dan memukuli diplomat AS,” ujarnya. 

Pada kenyataannya, lanjut Zakharova, warga negara AS yang menyerang seorang penjaga keamanan Rusia yang ditugaskan di luar Kedubes AS ketika petugas mencoba untuk memeriksa ID-nya.

”Pada malam 6 Juni, taksi melaju ke Kedubes AS di Moskow. Seorang pria dengan topi ditarik di atas matanya melompat keluar dari mobil dan bergegas ke pintu masuk. Seorang petugas polisi, yang sedang bertugas di pintu masuk, mencoba untuk memeriksa ID dari orang yang mencurigakan untuk memastikan bahwa tidak ada ancaman bagi kedutaan,” ujar  Zakharova wartawan pada konferensi pers.

”Alih-alih membiarkan petugas melihat ID-nya, pria itu memukulnya dengan siku di wajah dan mendorongnya pergi kemudian melarikan diri ke kedutaan,” kata Zakharova, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (1/7/2016).

”Laporan Washington Post tidak hanya mendistorsi informasi tetapi secara terbuka bertentangan dengan fakta.”

Sebagai bukti, imbuh Zakharova, ada rekaman CCTV berisi adegan insiden di Kedubes AS di Moskow.


(mas) sindonews
iklan