Hari Ini Jenazah Diduga Santoso Dievakuasi

JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan, Batalyon Raider 515 Kostrad, Satgas Tinombala, terlibat baku tembak dengan kelompok bersenjata di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Seorang yang diduga gembong teroris Santoso diduga tewas tertembak.






Ia juga mengatakan, saat ini petugas masih melakukan evakuasi. Lokasi penembakan sekira 60 kilometer dari Poso, tepatnya di Tambarana, Poso Pesisir Utara, Sulteng. Petugas berencana langsung membawa dua jenazah itu ke RS Bhayangkara di Poso untuk diidentifikasi.





"Terakhir informasi yang saya dapat, masih dilakukan evakuasi dari TKP, dengan satu pucuk M16. Informasi selanjutnya kita tunggu penjelasan dari pihak polisi," ujar Tatang, Selasa (19/7/2106).

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Hari Suprapto membenarkan kontak tembak antara personel Operasi Tinombala di Poso dengan kelompok sipil bersenjata pimpinan Santoso yang menewaskan dua orang, kemarin petang.

"Ada dua yang tewas dan saat ini sedang dalam proses evakuasi," katanya saat dihubungi di Poso, kemarin malam. Baku tembak itu terjadi di pegunungan sekitar Desa Tambarana, Kabupaten Poso, sekira pukul 17.00 Wita. Itu berlangsung selama sekira setengah jam.
iklan