Rekam Video Rakit Bom, Pengawal Ratu Inggris Ditangkap

LONDON – Salah satu pengawal Ratu Inggris, Ratu Elizabeth II ditangkap karena memicu peringatan teror setelah mencoba membuat bom seperti yang digunakan kelompok militan Taliban di Pangkalan Militer Inggris yang berada tidak jauh dari Istana Windsor.




Pria bernama Danyal Davies itu ditangkap oleh polisi militer pada Sabtu 4 Juni 2016. Tim penjinak bom diturunkan untuk menggeledah blok yang dihuni pria berusia 28 tahun itu. Penggeledahan dilakukan setelah Davies mengirim video rekaman dirinya tengah membuat bahan peledak canggih IED kepada seorang perempuan yang menjadi selingkuhannya.

Davies juga diselidiki atas dugaan merakit senjata ilegal termasuk sebuah roket peluncur granat. Seperti dimuat Daily Mail, Senin (6/6/2016), dalam sebuah video yang diyakini direkam di Barak Combermere, Windsor, Davies terlihat menggunakan sisa kaleng, kabel, dan baterai untuk meniru sirkuit elektronik IED yang digunakan Taliban untuk membunuh tentara Inggris di Afghanistan.

Ia lalu menunjukkan bagaimana IED bekerja dengan menekan panel timah, sebuah aksi yang meniru bagaimana tentara Inggris mengaktifkan IED dengan menginjak pemicu saat tengah berpatroli. Polisi militer juga mempelajari foto dan video uji peluncur RPG-22 buatan Rusia dan senapan AK-47.

Perempuan yang dikirimi video tersebut lah yang pertama kali melapor kepada pihak militer. Polisi militer Kerajaan Inggris menangkap Davies saat tengah mengikuti latihan tempur. Sayangnya, Kementerian Pertahanan Inggris menolak berkomentar dengan alasan penyelidikan tengah berlangsung. (wab) okezone
iklan