Pajang Bendera Terbalik, Facebook Samakan Filipina Sedang Perang

MANILA - Media sosial raksasa Facebook meminta maaf setelah memajang bendera Filipina terbalik di hari kemerdekaan negara itu. Netizen Filipina marah karena pemasangan bendera secara terbalik menggambarkan negara sedang berperang.



Pemasangan bendera Filipina yang benar adalah warna biru di atas. Tapi, Facebook melakukan blunder dengan memajang dengan warna merah di atas.

”Ini tidak disengaja, dan kami minta maaf," kata Facebook dalam sebuah pernyataan kepada The Star.

“Kami sangat peduli tentang komunitas di Filipina dan dalam upaya untuk menghubungkan orang-orang pada Hari Kemerdekaan, kami membuat kesalahan,” lanjut pihak Facebook.

Dalam pemajangan bendera Filipina yang terbalik itu, Facebook juga menampilkan pesan Hari Kemerdakaan.

”Selamat Hari Kemerdekaan! Ini untuk semua kesehatan, kebahagiaan dan kesejahteraan Filipina,” bunyi pesan Facebook yang muncul pada hari Minggu.

Para netizen Filipina marah dengan aksi blunder Facebook.

@facebook, Anda memiliki bendera Filipina terbalik w/c berarti kita berperang. Biru di atas, merah di bawah,” tulis penggun akun @theLAUNDRYDIARY.


“Bendera Filipina pada @facebook terbalik. Sangat salah. #Kalayaan2016 #War,” tulis pengguna akun @romualdo026.


Dear @facebook, silakan mengubah bendera Filipina yang di-posting. Merah di atas berarti negara ini berperang. Biru harus di atas! Minta maaflah juga,” imbuh pengguna akun @neyvillasenor.

Menurut Hukum Kode Bendera Filipina, pemasangan bendera dengan warna biru di atas menunjukkan negara itu dalam kondisi damai.


”Bendera, jika diterbangkan dari tiang bendera, harus memiliki bidang biru di atas pada saat damai dan bidang merah di atas pada saat perang; jika dalam posisi menggantung, bidang biru harus ke kanan (sebelah kiri pengamat) pada masa damai, dan bidang merah ke kanan (sebelah kiri pengamat) pada saat perang,” bunyi hukum itu.


(massindonews
iklan