NATO Tak Bisa Lindungi Negara Baltik dari Rusia

BERLIN - Komandan Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) di Eropa, Jenderal Ben Hodges mengatakan, NATO tidak akan mampu melindungi negara-negara Baltik jika Rusia memutuskan untuk mengambil tindakan militer terhadap mereka.



"Rusia bisa menaklukan Baltik lebih cepat dari waktu yang kita butuhkan untuk berada di sana membela mereka," kata Hodges saat diwawancara media Jerman, Die Zeit, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (22/6/2016).



Hogdes mengatakan hal tersebut setelah mengikuti latihan militer Anaconda yang digelar NATO pada 6-17 Juni. Menurut Hodges, latihan yang melibatkan 31 ribu prajurit, 100 pesawat, 12 kapal dan 3.000 kendaraan dari 20 negara itu menunjukkan bahwa NATO memiliki beberapa masalah. NATO juga terlalu lambat dibandingkan dengan militer Rusia.

Hodges setuju dengan penilaian para analis militer yang menyatakan pasukan Rusia bisa menaklukan ibukota Baltik dalam waktu 36 sampai 60 jam, seperti dilaporkan surat kabar itu.

NATO telah memperkuat kehadiran militernya di Eropa, khususnya di negara-negara Eropa Timur, sejak pecahnya krisis di Ukraina. NATO menuding Rusia turut campur dalam krisis tersebut. Namun, tudingan ini berulang kali dibantah Moskow dan sebaliknya menyebut penumpukan pasukan NATO di dekat perbatasan Rusia adalah aksi provokatif.


(ian)  sindonews
iklan