Kremlin: Surat Erdogan Tak Butuhkan Jawaban

MOSKOW - Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, Rusia percaya bahwa surat ucapan selamat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari nasional Rusia tidak memerlukan respon.



Juru bicara itu mencatat, bahwa hubungan diplomatik yang tengah merenggang diantara ke dua negara tidak akan kembali seperti semula hanya lewat sebuah pesan ucapan selamat.

"Ini adalah protokol dan praktik umum dalam hubungan internasional. Umumnya, pesan tersebut tidak memerlukan respon. Pesan tidak termasuk poin substansial, sayangnya," kata Peskov seperti dikutip dari laman Sputnik, Rabu (15/6/2016).

Menurut Peskov, Rusia berkeinginan untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan Turki, tetapi tidak mungkin pada saat ini. "Tentu saja, kami ingin normalisasi hubungan kami dan kembali baik, kerjasama yang saling menguntungkan," kata Peskov

"Tapi pada saat yang sama, Presiden Putin membuatnya cukup jelas bahwa setelah apa yang terjadi (Turki menembak pesawat militer Rusia), pihak Rusia menganggap setiap normalisasi hubungan tidak mungkin tanpa Ankara melaksanakan tindakan yang diperlukan," katanya lagi.


(iansindonews
iklan