Jet Tempur China Cegat Pesawat Spy AS di Laut China Timur

WASHINGTON - Sebuah pesawat jet tempur China melakukan pencegatan secara tidak aman terhadap sebuah pesawat mata-mata (spy) Amerika Serikat (AS) di wilayah udara internasional di Laut China Timur.



Hal itu diungkap dua pejabat Pentagon pada hari Selasa yang dikutip Reuters, Rabu (8/6/2016). Para pejabat Pentagon yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan, pesawat jet tempur China yang melakukan manuver pencegatan adalah pesawat jet tempur J-10.

Sedangkan pesawat mata-mata AS yang dicegat adalah pesawat RC-135. Pencegatan berlangsung tidak aman karena jet tempur China muncul dalam kecepatan tinggi. Namun, mereka tidak merinci tanggal pencegatan pesawat itu.




Insiden terbaru ini menambah daftar ketegangan AS dan China. Pada bulan Mei lalu, Pentagon mengatakan bahwa dua jet tempur China terbang dalam jarak 50 kaki (15 meter) dari pesawat EP-3 AS di atas Laut China Selatan.

Menurut Pentagon peristiwa pada bulan Mei telah melanggar kesepakatan kedua pemerintah yang ditandatangani tahun lalu.

Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, akan mempertimbangkan langkah China yang akan membangun zona pertahanan udara di atas Laut China Selatan sebagai "tindakan provokatif dan tindakan destabilisasi."

Di kawasan Laut China Timur, China terlibat sengketa pulau dengan Jepang. Sedangkan di Laut China Selatan, China terlibat sengketa pulau dengan negara-negara ASEAN dan Taiwan, di mana China mengklaim hampir seluruh kawasan Laut China Selatan.

Pemerintah China belum merespons laporan terbaru soal pencegatan pesawat mata-mata AS di Laut China Selatan yang dibeberkan pejabat Pentagon.


(massindonews
iklan