Israel Mengaku Tak Punya Rencana Militer di Suriah dan Lebanon

YERUSALEM - Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Liberman mengatakan, Israel tidak pernah dan tidak memiliki rencana militer agresif terhadap dua negara tetangganya, Lebanon dan Suriah.



Israel berbatasan dengan Lebanon dan Suriah di sebelah utara. Lebanon sebagian dikendalikan oleh kelompok Syiah Hizbullah. Israel menganggap Hizbulah sebagai saingan regional. Israel bahkan khawatir jika Hizbullah akan menggunakan wilayah Suriah untuk melancarkan serangan.



"Situasi di perbatasan sangat rapuh dan sedikit provokasi dapat menyebabkan ledakan. Tapi, saya tidak akan menyarankan siapa pun untuk menantang kami," kata Liberman seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (8/6/2016)

"Israel tidak pernah dan tidak memiliki rencana militer agresif. Kami hanya ingin satu hal, untuk memelihara perdamaian di wilayah perbatasan," demikian pernyataa Liberman yang diposting di akun Facebooknya.

Hizbullah, yang didirikan pada tahun 1980 adalah organisasi paramiliter politik yang berasal kelompok Syiah Lebanon. Kelompok ini awalnya bertujuan untuk mengakhiri pendudukan Israel di Lebanon Selatan.


(iansindonews
iklan