Cari Dukungan Denuklirisasi Korut, Menlu Korsel Sambangi Rusia

SEOUL - Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel), Yun Byung-se, bertolak ke Moskow untuk melakukan pembicaraan dengan koleganya Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, terkait program senjata nuklir Korea Utara (Korut).



Awal pekan ini, Byung-se mengatakan bahwa Rusia adalah mitra penting bagi Seoul mengenai denuklirisasi Korut dan penyatuan damai Semenanjung Korea, seperti dikutip dari laman Sputnik, Minggu (12/6/2016).

Rusia dan Korut adalah anggota dari format Six-Party Talks, yang diluncurkan pada tahun 2003 sebagai langkah untuk mengakhiri program senjata nuklir Korut melalui negosiasi yang melibatkan sejumlah negara lain. Negara itu adalah China, Amerika Serikat (AS), Korut, dan Jepang.

Pada tahun 2005, para pihak sepakat untuk denuklirisasi diverifikasi Semenanjung Korea. Korut pun harus meninggalkan semua program nuklirnya dan melepaskan senjata nuklirnya.

Pada tahun 2005, Korut memproklamirkan diri sebagai negara nuklir dan melakukan beberapa tes senjata nuklir. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat internasional. Empat tahun kemudian, Korut menguji senjata nuklir tambahan dan memutuskan keluar dari Pembicaraan Enam Pihak secara sepihak.


(iansindonews
iklan