Arbitrase Laut China Selatan, ASEAN Bakal Bersikap pada China

JAKARTA - Direktur Mitra Wicara Kawasan ASEAN, Derry Aman, mengatakan bahwa negara-negara ASEAN berencana untuk menyampaikan pernyataan bersama soal pengadian arbritase soal Laut China Selatan.



Gugatan ke pengadilan arbritase diajukan Filipina terhadap China, di mana Filipina menjadi salah satu negara ASEAN yang terlibat sengketa Laut China Selatan dengan China.

Namun, Derry mengaku belum memiliki dokumen pernyataan bersama dari ASEAN tersebut. Menurutnya, tiap negara ASEAN hingga kini masih memiliki pandangan yang berbeda mengenai krisis Laut China Selatan.



”Pernyataan bersama ASEAN mengenai hasil arbitrase, sudah kurang lebih dua bulan isu atau permasalahan ini menjadi topik panas,” ujar Derry, Kamis (9/6/2016).

“Memang ada keinginan dan merupakan suatu hal yang logis bahwa ASEAN sebagai suatu organisasi regional yang dianggap dominan, berhasil, dan menentukan di kawasan perlu untuk menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan di Laut China Selatan, utamanya mengenai hasil arbitrase yang diajukan oleh Filipina kepada China,” lanjut Dery.

”Jadi, Indonesia termasuk dalam pandangan bersama negara ASEAN lainnya, yang memiliki logika bahwa ASEAN perlu mengeluarkan pernyataan mengenai arbitrase. Tapi hal itu bukanlah hal yang mudah untuk dicapai negara ASEAN, karena tiap negara ASEAN punya pandangan masing-masing,” katanya.

Ditanya, apakah pernyataan bersama itu akan dibahas atau disampaikan dalam pertemuan antara ASEAN dan China pekan depan, Derry memastikan tidak dibahas. ”Tidak dibahas atau disampaikan di Kumning,” imbuh dia.


(massindonews
iklan