Antisipasi Provokasi Korut, 20 Kapal Perang Korsel Bermanuver

SEOUL - Korea Selatan (Korsel) pada Kamis (16/6/2016) sedang melakukan manuver atau latihan perang di lepas pantai barat yang melibatkan 20 kapal perang. Manuver ini digelar selama tiga hari untuk mengantisipasi provokasi dari Korea Utara (Korut).



Angkatan Laut Korsel dalam sebuah pernyataan mengkonfirmasi latihan tempur tersebut.

”Kami menjaga kesiapan tempur secara penuh untuk cepat menanggapi provokasi yang mungkin (datang dari) musuh di perairan lepas pantai barat,” bunyi pernyataan itu seperti dikutip kantor berita Yonhap.

Angkatan Laut Korsel membenarkan bahwa latihan tempur melibatkan 20 kapal perang. Latihan terbaru dari militer Korsel ini fokus pada persiapan pasukan Korsel dalam mengatasi kemungkinan penyebarangan yang dilakukan militer Korut dari perbatasan maritim barat.

Pada bulan Mei lalu, Korut memperingatkan bahwa mereka akan menembak setiap kapal perang Korsel yang melanggar perbatasan maritim menyusul insiden yang melibatkan kapal patroli dan kapal nelayan Korut.

Saat itu, Angkatan Laut Korsel melepaskan tembakan peringatan terhadap kapal nelayan dan kapal patroli Korut karena melintasi perbatasan maritim di Laut Kuning. Menurut militer Korsel, kapal Korut kembali ke wilayah Korut setelah ada tembakan peringatan.

Kemudian, pada awal bulan ini, Pyongyang menuduh Seoul melanggar wilayah perairan dan wilayah udara Korut. Selain itu, Korsel juga dituduh melakukan misi pengintaian di luar perbatasan maritim.


(massindonews
iklan