Tentara Rusia Jinakkan 18 Ribu Peledak di Palmyra

PALMYRA - Kepala pasukan Angkatan Bersenjata Rusia yang ditugaskan ke Suriah mengatakan, tim penyapu ranjau berhasil menjinakkan sekitar 18.000 peledak di Palmyra.



Dikatakan Letnan Jenderal Yuri Stavitsky, tim penyapu ranjau tentara Rusia telah membersihkan sekitar 852 hektar lahan dari sisa-sisa ranjau dan bahan peledak yang ditanam oleh kelompok ekstrimis ISIS di kota bersejarah itu.

"Secara keseluruhan, selama periode ini, kami membersihkan total 852 hektar di kota, 8.500 bangunan dan struktur, ditemukan dan dijinakkan sekitar 18.000 bahan peledak," katanya dikutip dari Sputnik, Kamis (5/5/2016).

Angkatan Bersenjata Suriah yang didukung oleh angkatan udara Rusia berhasil merebut kota Palmyra dari ISIS pada tanggal 27 Maret lalu. Hampir setahun, kelompok pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi itu menguasai kota itu dan telah menghancurkan sejumlah artefak bersejarah.

Setelah pembebasan Palmyra, militer Rusia langsung mengerahkan penjinak bom dan robot khusus untuk membersihkan kota itu dari sisa-sisa bom, bahan peledak, dan ranjau yang ditanam oleh ISIS.


(ian)
sindonews
iklan