Saudi Akan Terus Beri Dukungan Militer pada Oposisi Suriah

RIYADH - Arab Saudi menegaskan akan terus memberikan dukungan militer kepada kelompok oposisi Suriah. Hal ini dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Jubeir.



"Kami akan terus mendukung oposisi. Argumen kami dari awal, bahwa kita harus menyediakan oposisi dengan lebih banyak senjata dan senjata yang lebih mematikan, termasuk rudal darat ke udara, termasuk senjata anti tank yang lebih canggih, sehingga dapat mengubah keseimbangan kekuasaan," kata Juberi, seperti dikutip Sputnik dari France24, Rabu (11/5/2016).

Meski begitu, Jubeir menggarisbawahi, bahwa Arab Saudi hanya akan mendukung oposisi atas dasar konsensus dengan negara-negara lain yang juga mendukung kelompok oposisi Suriah.

Perang saudara yang berkecamuk di Suriah terjadi sejak 2011 lalu. Pada awalnya, hanya ada dua kelompok yang bertikai, yaitu militer atau pemerintah Suriah dengan kelompok oposisi. Namun, seiring berjalannya waktu, konflik melibatkan banyak kelompok, yaitu pemerintah Suriah, kelompok oposisi, sayap kelompok Al-Qaeda di Suriah, Front al-Nusra, dan ISIS.

Pemerintah Rusia, sebagai pendukung pemerintah Suriah dan Amerika Serikat (AS) yang mendukung oposisi, pada 27 Februari lalu telah sepakat untuk menerapkan gencatan senjata yang pertama kalinya dalam sejarah konflik di negara itu. Namun, kesepakatan itu runtuh dan belakangan kembali keduanya mengumumkan gencatan senjata beberapa hari lalu.


(esn)
sindonews
iklan