Pesawat Pengebom B-52 Stratofortress Milik AS Jatuh di Guam

GUAM, KOMPAS.com — Sebuah pesawat pengebom B-52 Stratofortress milik AU Amerika Serikat jatuh dan terbakar di pangkalan militer Guam di Samudra Pasifik, Kamis (19/5/2016).


Kecelakaan yang terjadi dalam latihan rutin itu menghancurkan pesawat tersebut, tetapi ketujuh awak lolos dari maut dalam insiden yang terjadi di Pangkalan AU Andersen di Yigo, Guam, pada pukul 08.30 waktu setempat itu.


Para kru itu adalah anggota dari Skuadron Ekspedisi Bom ke-69 dan sedang melakukan latihan rutin saat bencana itu terjadi.

B-52 Stratofortress adalah pesawat pengebom jarak jauh yang selama 40 tahun menjadi tulang punggung angkatan udara Amerika Serikat.

Pesawat raksasa ini pertama kali terbang pada 15 April 1952 dan mulai digunakan AU Amerika Serikat pada Februari 1955.

Pesawat ini mampu membawa 32.000 kilogram senjata dan memiliki daya jelajah tempur lebih dari 14.000 kilometer tanpa perlu mengisi bahan bakar di udara.

Hingga 2012, sebanyak 85 unit B-52 Stratofortress masih aktif bertugas dan sembilan lainnya menjadi cadangan. Setelah diperbarui pada 2013 dan 2015, pesawat ini bisa terus digunakan hingga 2040.
Editor: Ervan Hardoko
Sumber: Mirror
iklan