Pejabat Turki Tantang Rusia Buktikan Negaranya Dukung ISIS

ANKARA – Seorang diplomat tinggi Turki bernama Mevlut Cavusoglu menantang pihak Rusia. Cavusoglu siap mengundurkan diri dari jabatannya jika Rusia dapat membuktikan Turki mendukung kelompok militan radikal ISIS.

Komentar tersebut terkait dengan pernyataan dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergei Lavrov bahwa Pemerintah Turki mendukung kelompok militan radikal ISIS. Tuduhan tersebut disampaikan Lavrov saat melakukan pertemuan internasional (ISSG) di Wina.
Lavrov menyatakan bahwa ada sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa Pemerintah Turki mendukung ISIS di antaranya adalah Turki membuat sebuah jaringan besar di 56 mil dari daerah perbatasan untuk mendukung para anggota ISIS yang beroperasi di Suriah.

Terkait tuduhan tersebut, diplomat Turki, Cavusoglu mengatakan kepada Lavrov “Kamu adalah diplomat yang kritis, dan salah satu diplomat paling berpengalaman di antara kita. Kendati demikian, Anda tidak seharusnya melakukan tuduhan tanpa bukti".
Melanjutkan komentar tersebut, Cavusoglu menegaskan, Rusia dapat membuktikan bahwa Turki memang benar-benar mendukung ISIS, maka ia seiap berhenti dari jabatannya.
"Saya siap mundur jika Anda memiliki bukti bahwa Turki membantu kelompok militan radikal ISIS. Tapi, jika Anda tidak dapat membuktikan klaim tersebut, saya mengundang Anda untuk Antalya [kampung Cavusoglu ini] sebagai tamu selama sisa hidupmu," sebagaimana dikutip dari Sputnik, Rabu (18/5/2016).
Selama ini, Ankara dituduh oleh Moskow dan Damaskus mendukung kelompok teroris ISIS.
Pada Desember 2015, Rusia sempat mengajukan bukti penyelundupan minyak oleh kelompok di daerah perbatasan dengan Turki. Bahkan, AS juga menyalahkan Turki karena gagal mengamankan daerah perbatasan, yang dikendalikan kelompok ISIS.
(FIK) okezone
iklan