Operasi Militer Filipina Gempur Abu Sayyaf Masih Berlanjut

MINDANAO – Pihak militer Filipina mengatakan mereka akan terus melanjutkan operasi milter di Sulu untuk terus menggempur militan Abu Sayyaf walaupun dibayangi ancaman eksekusi sandera WNA.

Sebagaimana dilansir dari Asia News Network, Rabu (18/5/2016) juru bicara Komando Mindanao Barat, Mayor Filemon Tan Jr mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) tidak mengakui batas akhir yang diberikan oleh para militan Abu Sayyaf.
Ia juga menuturkan bahwa pihak keamanan Filipina tidak akan terpengaruh dengan ultimatum dari para anggota kriminal.
Deadline yang diberikan oleh Abu Sayyaf adalah batas akhir untuk mereka sendiri. Pasukan AFP akan terus mengadakan operasi militer berdasarkan informasi yang ada untuk menyelamatkan para korban penculikan,” ujar Tan pada Senin 16 Mei 2016.
Pernyataan yang disampaikan dari pihak militer Filipina ini hanya berselang tidak lama setelah Abu Sayyaf kembali merilis video ancaman akan mengeksekusi para sandera WNA.
Pada video tersebut, militan yang ingin mendedikasikan diri kepada ISIS tersebut mengatakan jika sampai 13 Juni 2016 para sandera tidak ditebus, Abu Sayyaf akan mengeksekusi salah satu sandera.
(emj) okezone
iklan