NATO Undang Israel Buka Kantor di Brussels

YERUSALEM - Kantor Perdana Menteri Israel mengumumkan bahwa negara itu telah menerima undangan NATO untuk membuka kantor Israel di markas besar organisasi bentukan Amerika Serikat (AS) itu di Brussels, Belgia. 



"Perdana Menteri Benjamin Netanyahu semalam berbicara melalui telepon dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, mengucapkan terima kasih atas undangan dan mengatakan bahwa Israel menerima undangan tersebut," bunyi pernyataan kantor Perdana Menteri Israel dikutip dari Xinhua, Rabu (18/5/2016).

Langkah ini menandai pemanasan hubungan antara aliansi militer antar pemerintah dan Israel. Netanyahu mengatakan bahwa Israel dan NATO akan meningkatkan kerjasama menangkal elemen teroris di Timur Tengah dan ancaman umum. Ia pun mengundang Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, untuk mengunjungi Israel.

Sebelumnya, NATO mengatakan telah sepakat untuk menerima permintaan Israel untuk membuka misi diplomatik di Brussels. Misi ini dipimpin oleh Duta Besar Israel untuk Belgia.

Seorang pejabat di Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan, langkah membuka kantor di markas NATO adalah poin untuk meningkatkan hubungan diantara keduanya. Langkan ini juga salah satu jalan bagi Israel diterima di organisasi itu sebagai negara non anggota dan meningkatkan kerjasama.

Israel telah bekerja sama dalam berbagai hal, terutama dalam latihan militer, dengan NATO. Meski begitu, mereka tidak dapat berdiri dalam organisasi itu.


(iansindonews
iklan