Moskow Minta Jaminan Rudal THADD AS Tidak Menargetkan Rusia

SOCHI - Rencana Amerika Serikat (AS) menyebar sistem rudal di Korea Selatan (Korsel) terus menjadi perhatian Rusia. Meski beralasan sistem rudal tersebut untuk menangkal ancaman rudal Korea Utara (Korut), namun hal itu tetap memicu kekhawatiran jika Moskow akan sasaran tembak.



Terkait hal tersebut, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, Moskow membutuhkan jaminan secara hukum bahwa sistem rudal AS di Asia tidak akan menargetkan Rusia.

Lavrov menyatakan tindakan Korut tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk memperkuat kehadiran militer di wilayah Asia Pasifik, seperti dikutip dari TASS, Sabtu (7/5/2016).

"Pada bagian kami, kami telah mencatat bahwa meskipun persatuan melawan rudal dan petualangan nuklir Korut, Rusia berpikir bahwa upaya untuk menggunakan situasi ini sebagai alasan untuk memperkuat kehadiran militer di wilayah tidak dibenarkan dan lebih berbahaya," tutur Lavrov.

Ia juga menyebut AS mengambil langkah yang tidak proporsional dalam mempersiapkan militernya terhadap risiko yang datang dari Korut.

"Kami mengkonfirmasi, bahwa pertahanan rudal AS dalam segmen Eropa, kami telah diberitahu bahwa itu tidak menargetkan kami. Tapi, perkiraan kami berbeda kika semua ini tidak menargetkan Rusia, kita perlu jaminan secara hukum yang mengikat tidak ada target (di Rusia)," tegas Lavrov.


(ian)
sindonews
iklan