Lawan NATO, Rusia Sebar 3 Divisi Militer di Perbatasan

BRUSSELS - Rusia mengumumkan penyebaran dua divisi baru militernya di tiga titik perbatasan untuk melawan kehadiran militer NATO. Pengumuman ini disampaikan Duta Besar Rusia untuk NATO, Aleksandr Grushko.



Dua divisi disebar di wilayah perbatasan barat dan satu divisi lainnya disebar di perbatasan selatan.

”Kepentingan keamanan kami harus tegas dilindungi. Penyebaran tiga divisi yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan hanya salah satu langkah yang harus dipertimbangkan dalam hal ini,” kata Grushko.



Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu, mengungkapkan bahwa keputusan Rusia guna memperkuat perbatasannya dengan menambahkan tiga divisi baru untuk pasukan militernya dilakukan pada bulan Januari. Tiga divisi baru militer Rusia tersebut, kata Shoigu, disebar di Rostov-on-Don, Smolensk Region dan Voronezh Region.

Komentar Grushko muncul di saat 13 anggota NATO yang dipandu oleh pasukan AS di Eropa bersiap-siap untuk melakukan latihan militer di dekat perbatasan Rusia. Latihan militer dengan nama Sable Strike itu melibatkan sekitar 10.000 tentara dan akan berlangsung di Baltik dari 27 Mei-13 Juni 2016.

Diplomat Rusia itu mengecam ekspansi militer NATO di Eropa Timur karena dianggap sebagai kebijakan yang mengancam keamanan Rusia. Dia juga mengkritik rencana NATO memasukkan Montenegro sebagai anggota baru.

”Jelas, ekspansi NATO tidak membaik, tetapi hanya memperburuk hubungan Rusia dengan negara-negara yang telah bergabung dengan aliansi itu,” kata Grushko.

”Ada laporan yang menyerukan Montenegro untuk mengambil bagian dalam upaya yang bertujuan untuk melindungi negara-negara Baltik dari tindakan agresif Rusia,” lanjut dia, seperti dikutip Russia Today, semalam (24/5/2016).


(massindonews
iklan