Lavrov: Ada Militer Rusia, Turki Mustahil Invasi Suriah

MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengatakan,mustahil bagi militer asing untuk mengerahkan pasukan darat guna invasi ke Suriah karena ada militer Angkatan Udara Rusia.



Pernyataan Lavrov ini mengomentari pernyataan Pemerintah Turki yang siap mengirim pasukan darat ke Suriah jik perlu. Arab Saudi juga sebelumnya memberikan isyarat serupa.

Saya tidak berpikir bahwa siapa pun akan memutuskan untuk bermain game berbahaya dan melaksanakan provokasi apapun karena fakta bahwa ada pasukan Angkatan UdaraRusia yang ditempatkan (di Suriah), kata Lavrov ketika ditanya tentang kemungkinanagresi dari Turki atau Saudi ke negara yang dipimpin Bashar Al-Assad itu.

Menurutnya, hal itu sekaligus untuk mendidik pada mereka yang mencoba untuk melakukan advokasi terkait invasi militer ke Suriah.

Tapi saya tidak berpikir bahwa mereka memiliki pembenaran apapun, setidaknya beberapa alasan (untuk invasi militer), karena gencatan senjata (di Suriah),” ujar Lavrov, seperti dikutip Russia Today, Kamis (5/5/2016).

Sebelumnya pada hari Rabu, Perdana Menteri Turki; Ahmet Davutoglu, mengatakan kepada Al-Jazeera, bahwa Ankara siap untuk mengirim pasukan darat ke Suriah jika perlu. “Untuk menjamin keamanan kami sendiri,” ujarnya.


(mas)
sindonews
iklan