Khawatir Kekuatan Militer China, Amerika dan India Gelar Pertemuan

NEW YORK - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan China melakukan pertemuan untuk menjajaki taktik untuk membatasi pergerakan kapal selam China.


Keduanya berupaya mencari langkah untuk memperkuat pengaruh mereka di Laut China Selatan (LCS) dan Samudera Hindia akibat meningkatnya kekuatan militer China di wilayah tersebut.
Pada bulan lalu, India telah mengizinkan AS menggunakan pangkalan militernya dalam proses pertukaran teknologi senjata. Hal ini bertujuan untuk mempersempit kesenjangan peralatan militer antara militer India dengan China.
Kedua belah pihak telah menunjukkan bahwa angkatan laut masing-masing negara akan mengadakan pembicaraan mengenai peperangan antikapal selam (ASW).
Menurut seorang pejabat AS yang tidak bersedia disebutkan namanya, “Pembahasan yang akan dibahas kedua negara adalah dalam konteks membangun hubungan antara dua angkatan laut dan diharapkan dapat berkembang dari waktu ke waktu,” sebagaimana dikutip dari Press TV, Senin (2/5/2016).
Sebelumnya, para pejabat angkatan laut India melaporkan bahwa mereka telah melihat empat kali kapal selam angkatan laut China dalam kurun waktu tiga bulan terakhir ini. Kemunculan kapal tersebut terjadi di pulau Andaman dan Nicobar, India di sekitar Selat Malaka.
Sebagai bentuk kerja sama angkatan laut kedua negara melawan kapal selam China, AS dan India telah menerbangkan versi baru pesawat mata-mata P-8 AS. Pesawat itu disebut mampu menggunakan torpedo, rudal SLAM-ER, rudal anti kapal Harpoon dan sejumlah senjata lainnya.
(FIK)
okezone
iklan