"Kapal Hantu" Besar Terdampar di Liberia Bingungkan Para Ahli

SENGALESE - Kapal tanker minyak tanpa nakhoda dan tanpa awak berukuran besar terdampar di sebuah pantai di Liberia, Afrika Barat. Para ahli bingung dengan kemunculan “kapal hantu” itu.



Kapal dengan nama Tamaya 1 itu juga membuat warga lokal terkejut, karena tidak menemukan satu orang pun di dalamnya. Polisi yang menerima laporan warga selama beberapa hari juga belum merespons.

Kapal tanker sepanjang 64 meter tersebut terpantau sedang dalam perjalanan dari Dakar ke pelabuhan Sengalese. Sebelum terdampar, kapal terakhir kali terlihat berlayar pada 21 April 2016.

Kapal Tamaya 1 terdaftar di Panama. Kini, para pejabat Liberia berebut untuk mencari tahu mengapa kapal misterius itu bisa terdampar tanpa awak.

“(Pekiraan) terbaik kami adalah bahwa pemilik kapal mungkin telah bangkrut dan tidak punya uang untuk membayar awak,” kata pihak otoritas pelabuhan setempat.



”Dan karena itu, para kru meninggalkan kapal,” lanjut otoritas pelabuhan, seperti dikutip dari Mirror, Senin (9/5/2016).


Lantaran tanpa awak, “kapal hantui” itu dilaporkan dijarah dan dirusak warga. Para ahli, termasuk pihak kepolisian bingung menganalisa terkait apa yang terjadi dengan kapal tanker tersebut.

Di tengah kebingungan itu muncul spekulasi bahwa kapal Tamaya 1 menjadi korban bajak laut.

Polisi Liberia kini berusaha menjauhkan kapal itu dari penduduk setempat sembari melakukan penyelidikan.


(mas)
sindonews
iklan