Embargo Senjata ke Libya Akan Segera Dihapuskan

WINA – Negara-negara poros dunia telah setuju untuk menghapuskan embargo senjata ke Libya yang dilakukan oleh PBB. Jika kekuatan dunia sepakat untuk mengangkat embargo, maka akan memudahkan Libya memerangi ISIS.

Menteri kabinet yang berasal dari 20 negara, termasuk Amerika Serikat, bertemu di Wina, Austria pada Senin 16 Mei 2016 untuk mendiskusikan cara membantu pemerintah bersatu Libya.
Libya sendiri berada dalam keadaan politik yang kacau pasca runtuhnya pemerintahan dari Muammar al-Khadafi pada 2011. Terdapat dua kubu yang membangun dan membentuk pemerintahannya sendiri, yaitu kubu sekuler dan pasukan Islam.
Namun, pada Desember 2015 kedua kubu setuju untuk membentuk pemerintah bersama walaupun terkadang ada sedikit gesekan antara kedua kubu.
Sebagaimana dilansir NHK, Selasa (17/5/2016), kekuatan dunia mendesak kedua kubu untuk mengesampingkan perbedaan dan membentuk pemerintah yang bersatu demi menggempur ISIS.
Kekuatan dunia telah setuju untuk bekerja sama demi mengangkat embargo dari PBB terkait mengekspor senjata api yang masuk ke Libya. Karena mereka (kekuatan dunia) menganggap Libya akan membutuhkan cukup banyak senjata api demi menggempur para militan ISIS.
(emj)
okezone
iklan