Dibilang Bodoh, Donald Trump Ralat Larangan Muslim Masuk AS

WASHINGTON - Kandidat calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS); Donald Trump, melarat soal ancamannya yang akan melarang semua warga Muslim asing untuk memasuki AS jika dia menjadi presiden. Trump melunak, setelah dibilang “bodoh” oleh Walikota Muslim London, Sadiq Khan dan Walikota Paris; Anne Hidalgo.



Trump kini menyebut larangan yang pernah dia ucapkan hanya “saran”. Kandidat capres AS dari Partai Republik itu sebelumnya sudah membuat pengecualian, di mana Sadiq Khan dibolehkan masuk AS.

Namun, Sadiq Khan tetap menolak argumen Trump. Dia mengatakan, pandangan miliarder New York itu sebagai pandangan "bodoh" dan akan membuat Inggris dan AS kurang aman.

Ancaman Trump untuk melarang semua Muslim asing memasuki AS itu muncul setelah serangan terror di Paris yang menewaskan 130 orang dan serangan teror di San Bernardino, tahun lalu.

”Ini larangan sementara. Itu belum seruan, belum,” kata Donald Trump, dalam wawancaranya dengan Fox News hari Rabu.

”Ini hanya saran sampai kita mencari tahu apa yang terjadi,” lanjut Trump, yang dilansir Kamis (12/5/2016).

Walikota London, Sadiq Khan dan Walikota Paris, Anne Hidalgo, telah bertemu dan kompak mengecam Donald Trump.

”Pesan kami untuk Donald Trump adalah; ini adalah bagaimana Anda bekerja sama, ini adalah yang terbaik dari kemanusiaan, ini adalah terbaik dari Barat,” kata Khan.

”Apa yang benar-benar penting adalah kesamaan yang dimiliki Paris dan London, keduanya adalah kota yang paling beragam di dunia ini, contoh terbaik dari kota-kota kita—laki-laki, perempuan, Islam, Kristen—walikota bekerja sama, bekerja untuk kota-kota kita, memecahkan krisis perumahan, memperbaiki kualitas udara, mengatasi tantangan integrasi dan memastikan kota kami aman,” ujar Khan.

Anne Hidalgo melanjutkan dengan mengecam ancaman Donald Trump soal larangan Muslim asing masuk AS. “Trump begitu bodoh, oh Tuhanku, Tuhanku,” ucapnya.


(mas)
sindonews
iklan