Azerbaijan-Armenia Setuju Pertahankan Gencatan Senjata

NAGORNO-KARABAKH – Dua negara pecahan Uni Soviet, Azerbaijan serta Armenia setuju untuk mempertahankan gencatan senjata pasca kembalinya konflik antara kedua negara.

Sebagaimana dilansir NHK, Rabu (18/5/2016), Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev dan Presiden Armenia, Serzh Sargyan dilaporkan bertemu di Wina, Austria pada Senin 16 Mei 2016.
Pertemuan ini adalah yang pertama kali dilakukan oleh kedua negara setelah bulan lalu konflik yang sempat membeku antara kedua negara kembali terjadi. Pernyataan bersama telah dirilis oleh negara yang berlaku sebagai mediator di mana anggotanya terdiri dari Amerika Serikat, Rusia, dan Prancis.
Negara-negara mediator mengatakan kedua presiden sepakat untuk kembali memegang komitmen mereka terkait gencatan senjata serta mencari solusi damai untuk menyelesaikan konflik Nagorno-Karabakh.
Secara kedaulatan, wilayah Nagorno-Karabakh menjadi bagian dari Azerbaijan namun para warga di sana yang didominasi oleh warga Armenia menginginkan pemisahan diri dan keputusan tersebut didukung oleh pemerintah Armenia.
Kontak senjata kembali terjadi pada 2 April 2016 dan telah menyebabkan lebih dari 60 tentara dari kedua negara meregang nyawa. Dilaporkan, ini adalah konflik terparah yang terjadi antara kedua negara semenjak kesepakatan gencatan senjata pada 1994.
(emj) okezone
iklan