AS Uji Coba Kapal Tanpa Awak Terbesar di Dunia

WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) melakukan uji coba Sea Hunter, kapal tanpa awak alias drone terbesar di dunia. Uji coba ini dilakukan di tengah keprihatinan terkait ekspansi angkatan laut China di Laut China Selatan.



Dikutip dari Telegraph, Selasa (3/5/2016), Sea Hunter mempunyai panjang 130 kaki. Kapal ini beroperasi tanpa nahkoda dan mempunyai kemampuan memburu sebuah kapal selam musuh.

Kapal ini dikembangkan oleh sayap penelitian Pentagon, Advanced Research Projects Agency Pertahanan (DARPA), dengan biaya mencapai sekitar USD 20 juta. Sea Hunter diklaim setara dengan mobil militer buatan Google yang juga beroperasi tanpa supir.

Dalam uji cobanya, Sea Hunter difokuskan pada kemampuan kapal untuk mendeteksi kapal musuh dan menghindari tabrakan. Meskipun versi uji coba Sea Hunter masih dikendalikan manusia, namun versi aslinya akan mampu beroperasi tanpa ada anggota awak di atas kapal. Kapal ini sepenuhnya akan akan bergantung pada sistem AI sendiri untuk menjalankan misi.

Kapal tak berawak ini amat bergantung pada radar jarak pendek untuk mendeteksi kapal selam, meskipun juga mampu melacak ranjau. Pada tahap ini tidak ada rencana untuk mempersenjatai kapal dan keputusan untuk menyerang kapal selam lainnya akan dibuat oleh manusia.

Proyek ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas Pentagon untuk memperkenalkan pesawat tak berawak pada skala besar ke dalam militer AS di udara, di darat dan di laut.


(ian)
sindonews
iklan