Aniaya TKI, Biksu di Malaysia Ditangkap

JOHOR BARU – Seorang biksu (53) di Malaysia yang berasal dari Kuil Kulai dan rekan perempuannya (46) ditangkap setelah diduga menganiaya seorang TKI perempuan. TKI perempuan itu dianiaya hanya karena menolak menikahi sang biksu.

Sebagaimana dilansir dari The Star, Rabu (11/5/2016) Kepolisian Distrik Kulai, Johor Baru membenarkan penangkapan tersebut dan mengklarifikasikan bahwa TKI tersebut mengalami luka di bagian kepalanya.
Kepolisian Distrik Kulai menuturkan mereka menerima laporan mengenai kasus ini pada Jumat 6 Mei 2016, tepatnya pukul 12.30 waktu setempat. Korban mengatakan bahwa sang biksu dan rekannya menganiayanya serta menggunakan palu untuk menyerangnya.
Karena serangan sang biksu dan rekannya, TKI tersebut mengalami luka di bagian kepala dan tubuhnya. TKI perempuan yang baru berusia 23 tahun dan bekerja sebagai pembantu di kuil sang biksu itu menuturkan bahwa ia mengalami kejadian nahas tersebut pada Kamis 5 Mei 2016.
Kemudian, ia melarikan diri dari kuil tersebut pada tengah malam ketika sang biksu dan rekan perempuannya sedang tidak mengawasinya, lalu TKI itu meminta bantuan dari tetangga.
Dilaporkan, kebetulan ada mobil patroli polisi yang lewat di area tersebut dan anggota polisi di mobil itu langsung membantu TKI tersebut. Polisi langsung membuat laporan mengenai kejadian yang menimpa sang TKI dan melarikannya ke rumah sakit.
Pada Jumat sore pekan lalu, polisi langsung menangkap kedua tersangka penganiaya. Konsulat Indonesia di Johor Baru menyatakan bahwa mereka telah menerima informasi penganiayaan tersebut dan akan menyediakan tempat di konsulat untuk TKI tersebut tinggal sementara waktu.
(emj)
okezone
iklan