Stop Pengiriman Senjata Iran, GCC-AS Gelar Patroli Bersama

RIYADH - Negara-negara yang tergabung dalam Dewan Kerjasama Teluk atau GCC dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk melakukan patroli bersama untuk menghentikan pengiriman senjata Iran mencapai Yaman.



Hal tersebut diungkapkan oleh Sekjen GCC, Abdullatif al-Zayani, dalam konferensi pers bersama Menteri Pertahanan AS, Ash Carter, setelah keduanya melakukan pertemuan. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah utusan dari negara-negara anggota GCC yang meliputi Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Oman.

Dalam kesempatan itu, Carter mendesak negara-negara Teluk untuk berbuat lebih banyak dalam pertempuran melawan ISIS dan menegaskan kembali komitmen AS untuk keamanan Teluk. Ia juga mengatakan, AS akan melanjutkan upaya untuk menghadapi pelanggaran Iran di wilayah tersebut, seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Rabu (20/4/2016).

Para Menteri Pertahanan negara-negara Teluk melakukan pertemuan jelang pertemuan puncak GCC dengan Presiden AS, Barack Obama, pada Kamis esok. Obama sendiri telah tiba di Riyadh untuk bersua dengan Raja Salman dan pejabat Saudi tingkat tinggi. Kedua belah pihak diharapkan untuk berkonsultasi pada krisis di Yaman dan Suriah.

Sebelumnya, Iran membantah tuduhan yang dilontarkan oleh negara-negara Teluk, jika Negeri Mullah itu telah menyelundupkan senjata ke Yaman. Negara-negara GCC terlibat dalam kampanye militer terhadap gerakan Houthi, yang merupakan sekutu dari Teheran.


(ian)

sindonews
iklan