Krisis BBM, Boko Haram Produksi Bahan Bakar Sendiri

LAGOS - Kelompok ekstrimis Boko Haram dilaporkan memproduksi bahan bakar minyak sendiri untuk memenuhi kebutuhan operasional kendaraan mereka. Hal itu dilakukan setelah pasukan militer Nigeria berhasil memutus pasokan bahan bakar untuk mereka.



Menurut seorang warga yang pernah menjadi korban penculikan Boko Haram, kelompok itu mengekstrak kacang tanah untuk mendapatkan minyak. Minyak itu kemudian ditambahkan dengan garam guna menghasilkan biodiesel untuk sepeda motor mereka.

"Mereka menyita kacang tanah dari petani dari desa-desa yang ada di sekitar hutan Sambisa. Mereka menghancurkan kacang-kacang itu menggunakan mesin penggiling bertenaga diesel untuk mengekstrak minyak, dan mereka tambahkan garam agar membuatnya ringan dan mudah terbakar," jelas Ya-Mairam Ya-Malaye, merujuk pada Hutan Sambisa yang menjadi markas kelompok Boko Haram seperti dikutip dari lamanIB Times, Rabu (20/4/2016.

Malaye juga mengatakan, organisasi teroris itu mendapatkan bahan bakar dari seorang pria muda yang mengangkut bensin dari Maiduguri atau dari kota-kota perbatasan Kamerun yang berdekatan dengan hutan Sambisa. Namun belakangan, militer Nigeria membuat pengamanan tingkat tinggi di daerah perbatasan sehingga mempersulit mereka mendapatkan pasokan BBM.

Boko Haram meluncurkan aksi pemberontakan pada tahun 2009 lalu. Sejak saat itu, kelompok ini telah menewaskan 20.000 orang dan telah membuat lebih dari 2 juta orang mengungsi.


(ian)
sindonews
iklan