Iran Sebut Tidak Ada yang Bisa Gantikan Assad

TEHERAN - Republik Islam Iran menyatakan tidak melihat ada sosok alternatif lain yang bisa menggantikan Bashar al-Assad sebagai Presiden Suriah. Begitu kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Amir Abdollahian.



"Kami tidak melihat ada alternatif yang cocok untuk menggantikan Bashar al-Assad sebagai pemimpin Suriah," kata Abdollahian, saat berbicara di sebuah universitas di Teheran, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (27/4/2016).

Iran, bersama Rusia dan kelompok Hizbullah Lebanon, selama ini dikenal sebagai sekutu dari Bashar al-Assad. Ketiganya disebut turut membantu pasukan pemerintah Assad dalam memerangan kelompok pemberontak dan ISIS.

Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, dan sejumlah negara di Timur Tengah menganggap Assad adalah biang permasalahan di Suriah, sehingga ia didesak meletakkan jabatannya sebagai Preiden. Sedangkan Rusia dan Iran bersikeras, bahwa hanya rakyat Suriah yang bisa memutuskan nasib negara dan pemimpin mereka.

Suriah telah terperosok dalam perang saudara sejak 2011, dimana pasukan yang setia kepada rezim Bashar al-Assad harus berperang menghadapi kelompok oposisi. Mereka juga masih harus berhadapan dengan kelompok ekstrimis serta teroris macam ISIS dan sayap kelompok Al-Qaeda, Front al-Nusra.


(ian)
sindonews
iklan