AS Butuh Mesin Roket Rusia untuk Bawa Satelit Militer

WASHINGTON - Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Robert Work mengatakan, Pentagon perlu membeli hingga lebih dari 18 mesin roket RD-180 buatan Rusia untuk membawa satelit militer ke ruang angkasa selama enam tahun ke depan atau lebih.


Menurut Work, setidaknya ada dua cara terjangkau dan dapat diandalkan untuk membawa satelit militer itu ke luar angkasa. Dia menambahkan, RD-180 akan diperlukan hanya selama masa transisi dari pengembangan mesin roket domestik yang baru.

"Kami hanya tidak melihat cara lain untuk mendapatkan mesin roket baru dalam enam tahun belakangan ini," kata Work dalam sebuah wawancara, seperti dikutip dari lamanReuters, Sabtu (9/4/2016).

"Dan karena itu, dalam masa transisi ini, kami sangat percaya bahwa kita perlu mesin roket RD-180. Tidak lebih dari 18, tetapi Anda tahu, itu yang kami butuhkan," katanya lagi.

Untuk diketahui, Kongres AS melarang penggunaan mesin roket RD-180 Rusia untuk kepentingan militer setelah 2019, setelah aneksasi Rusia terhadap wilayah Crimea Ukraina pada tahun 2014.


(ian)
sindonews
iklan