TNI Tingkatkan Pengawasan Pasca-Demo Celah Timor di Timor Leste

ATAMBUA - Pasukan TNI dari satuan tugas (satgas) Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur di Kabupaten Belu, Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus melakukan patroli di sepanjang garis perbatasan kedua negara.

Pasukan TNI asal kesatuan Batalyon Infantri 725 Woroagi ini melakukan penyisiran pada tiap garis dan patok batas yang menjadi pemisah kedua negara, pasca-Timor Timur memilih opsi referendum untuk menjadi negara sendiri pada jajak pendapat tahun 1999 silam.
Komandan patroli Pos TNI Mota'ain Kabupaten Belu, Serka Hasan Raat menyataka,  kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah adanya praktek penyelundupan secara ilegal melalui jalur jalur tikus, sekaligus memantau kerusakan patok batas yang berada diantara baas dua negara.
"Wilayah kita sangat luas, sehingga kita lakukan patroli, baik siang maupun malam," kata dia di Atambua, Sabtu (26/3/2016).
Selain itu, patroli rutin tersebut dilakukan setelah terjadinya aksi demo warga Timor Leste di Keduataan Besar Australia di Timor Leste yang mendesak Negara Australia meninjau ulang perjanjian kerjasama tentang celah Timor.
(fds)
okezone
iklan