PT DI Bersaing Dengan 6 Perusahaan Besar Untuk Menangkan Tender Pesawat Maritim

Airbus Defence and Space telah mengkonfirmasi bahwa akan menawarkan varian pesawat C-295 untuk proyek pesawat patroli jarak jauh  Departemen Pertahanan Nasional (DND) 's Filipina . Pembukaan tawaran untuk proyek tersebut dijadwalkan pada 14 Maret, pukul 10.00 WIB di Tawaran DND.

PT DI Bersaing Dengan 6 Perusahaan Besar Untuk Menangkan Tender Pesawat Maritim




Proyek untuk pengadaan pesawat patroli ini menyediakan anggaran yang yang telah disetujui untuk mengakuisisi dua pesawat patroli jarak jauh untuk Angkatan Udara Filipina. Pesawat ini akan memberikan Angkatan Udara Filipina dengan kemampuan untuk memantau dan berpatroli zona ekonomi eksklusif (ZEE).

Sebelumnya pengadaan sejenis ini telah dilakukan, namun, mengalami kegagalan pada pertengahan tahun 2015. Dalam proyek terbaru ini ada Tujuh perusahaan dilaporkan telah ikut berpartisipasi dalam penawaran tersebut. Diantara perusahaan besar yang mengikuti tender itu adalah : Saab Asia Pasifik, L3 Mission integratio, IAI Elta Systems, Elbit Systems, Lockheed Martin, PT Dirgantara Indonesia (Dirgantara Indonesia), CASA-Airbus defance and Space.

Semuanya berusaha untuk mendapat perhatian dari Filipina, Airbus sendiri beruhsa menawarka pesawat C-295. Pesawat ini  memiliki varian yang dilengkapi dengan sistem surveilans terpadu, termasuk Fully Taktis Sistem Terpadu (FITS) untuk secara efektif bertindak sebagai pesawat patroli maritim. Angkatan Udara Filipina sendiri saat ini telah mengoperasikan tiga pesawat C-295.
iklan