Namibia Dapatkan Rudal Pembunuh Tank Buatan Rusia

Militer Namibia akan menerima  rudal anti-tank dipandu  ATGM 9M133 Kornet-E AT-14 Spriggan buatan Rusia (NATO : AT-14 Spriggan) rudal anti-tank (ATGM) dipandu , menurut Stockholm International Peace Research Institute`s (SIPRI) yang bebasis data transfer.
       

       
Namibia memesan rudal Kornet-E pada tahun 2014. Namun, SIPRI tidak memaparkan berapa detail jumlah pembelian, nilai dan syarat-syarat pengiriman kontrak.

rudal anti-tank dipandu  ATGM 9M133  dapat menembakkan lima jenis amunisi, yaitu anti-tank tandem-hulu ledak 9M133-1 / 9M133-2 dan anti-personil thermobaric 9M133F-1 / 9M133F-2 / 9M133F-3 rudal. Kornet-E rudal anti-tank dapat menembus 1000-1300mm besi baja di belakang baja reaktif eksplosif (ERA), mampu menghilangkan target pada jarak hingga 5500 m

Biro Desain berbasis Tula telah mengembangkan modifikasi dari rudal Kornet ATGM baru yang diberi naman sebagai Kornet-D (sebutan untuk pelanggan asing - Kornet-EM). Kemampuan rudal untuk mengancurkan target meningkat menjadi 1.300 mm (menembus belakang baja reaktif eksplosif). jarak jangkau dari Kornet-D / Kornet-EM`s diperluas ke 10.000 m.

Menurut Stockholm Institute, negara Bahrain telah menjadi negara pengguna pertama untuk Kornet-EM. Pada tahun 2014, negara ini telah memerintahkan sekitar 100 rudal upgrade.
iklan