MIliter : Sekelompok Pria Bersenjata Serang Basis Militer Uni Eropa

BAMAKO – Sekelompok pria bersenjata pada Senin 21 Maret 2016 menyerang sebuah hotel yang menjadi basis latihan militer Uni Eropa di ibu kota Mali. Dalam serangan tersebut pihak keamanan berhasil melumpuhkan salah satu pelaku.



Sebagaimana dilansir Telegraph, Selasa (22/3/2016), pihak kepolisian mengatakan satu dari empat pelaku penembakan sudah diamankan. “Saat ini kami sedang mencari tiga penembak lainnya," ujar dia.

Seorang saksi mengatakan bahwa serangan tersebut menargetkan Nord-Sud Hotel Bamako. Tempat itu berfungsi sebagai markas utama 600 personel militer Uni Eropa yang dikerahkan ke Mali untuk melatih pasukan keamanan setempat.

Anggota militer Uni Eropa, sebagaimana ditulis melalui akun resmi Twitter-nya, menjelaskan tidak ada personel keamanan EUTM-Mali yang terluka. Saat ini mereka juga sedang mengamankan area tersebut.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Mali Kolonel Diarra Kone menegaskan bahwa penembakan tersebut memang menargetkan sebuah hotel di Mali.

“Setelah kejadian tersebut, pasukan keamanan tiba di lokasi, setengah jam yang lalu. Saat ini hanya informasi yang dapat saya peroleh," ujar Kolonel Diarra.

Terkait serangan tersebut, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab hingga saat ini.

Sebelumnya, puluhan orang tewas dalam serangan pada November 2015 di Hotel Radisson Blu Bamako. Terkait kejadian itu, Al Qaeda di Maghreb Islam (AQIM) mengaku bertanggung jawab.

Kelompok itu juga menargetkan pantai kota di Pantai Gading awal bulan ini yang menewaskan 19 orang.

(Sil) okezone
iklan