Militer Australia Temukan 2000 Senjata Yang Dikirim Iran Ke Syiah Houthi

Lebih dari 2.000 senjata termasuk diantaranya adalah senapan serbu, peluncur granat berpeluncur roket dan tabung mortir yang telah ditemukan tersembunyi di bawah jaring  perahu kecil nelayan yang diketahui menuju Somalia, para pejabat Amerika dan Australia, Senin.
 
Militer Australia Temukan 2000 Senjata Yang Dikirim Iran Ke Syiah Houthi
 
 

Angkatan Laut AS menyakini bahwa perahu itu berangkat dari Iran dan dengan kru Iran, Letnan Ian McConnaughey, juru bicara US Naval Forces Command Central, mengatakan kepada NBC News dalam sebuah email.

McConnaughey mengatakan dugaan awal menunjukkan senjata-senjata itu dikirim ke Yaman yang akan digunakan oleh pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran dalam perang saudara di negara itu.

Senjata-senjata yang dikirim ke Yaman itu ditemukan oleh kapal dhow pada 27 Februari tapi di umumkan pada Senin.

Senjata yang disita itu berdasarkan sanksi PBB yang melarang pengiriman senjata ilegal ke Somalia. Mereka diharapkan akan ditransfer ke tahanan AS untuk di intrograsi lebih lanjut dan deportasi, McConnaughey menambahkan.

Kapal Australia yang menemukan timbunan senjata itu merupakan bagian dari Satuan Tugas Gabungan 150  anti-teror, pembajakan, dan operasi penyelundupan yang keanggotaannya meliputi AS, Kanada, Inggris dan lain-lain.

Secara rill data yang diungkapkan tampak terdapat 1989 senapan serbu AK-47, 100 peluncur granat roket, senapan mesin 49 PKM , 39 PKM barel cadang dan 20 tabung mortir, menurut pernyataan dari Angkatan Laut Australia.
 
iklan