Mesin Roket Baru Rusia Akan Mampu Menuju Planet Mars Dalam Waktu Lebih SIngkat

Sebuah sistem propulsi listrik tenaga nuklir yang dapat memberikan dorongan pesawat ruang angkasa menuju ke Mars hanya dalam waktu satu bulan, sebuah langkah besar untuk masa depan. Mesin ini merupakan mesin buatan Rusia yang memberikan trobosan terbaru dalam bidang ruang angkasa.
Keuntungan lain dari penggunaan mesin nuklir adalah  pesawat ruang angkasa memungkinkan untuk manuver di seluruh penerbangan, sedangkan teknologi yang ada hanya memungkinkan penerbangan pada lintasan yang telah ditentukan.

Mesin Roket Baru Rusia Akan Mampu Menuju Planet Mars Dalam Waktu Lebih SIngkat


"Sebuah unit tenaga nuklir memungkinkan pesawat luar angkas untuk mencapai Mars dalam hitungan satu sampai satu setengah bulan, memberikan kemampuan untuk manuver dan akselerasi," ungkap dari kepala Rosatom Sergey Kirienko . "Mesin yang ada hari ini hanya bisa mencapai Mars dalam setengah tahun, tanpa kemungkinan kembali," kata Kirienko.


Proyek mesin yang nuklir diluncurkan pada 2010 dan pada 2012 oleh para insiur telah membuat desainnya. Anggaran proyek diperkirakan mencapai hingga 20 miliar rubel (sekitar $ US274 juta).


Telah dilaporkan bahwa prototipe nuklir dari sisitem ini dapat memulai pengujian pada tahun 2018. mesin roket yang ada saat ini diyakini telah mencapai batas potensi mereka dan tidak dapat digunakan untuk eksplorasi ruang angkasa.Artinya butuh perubahan agar perjalanan luar angkasa lebih efesien dan terjangkau.


Modul beroperasi dengan nuklir akan memfasilitasi eksplorasi ke ruang angkasa baik untuk ekspedisi jarak dekat ke Bulan dan ruang angkasa dengan menggunakan misi robot otonom  ke pinggiran sistem surya.


Menggunakan energi nuklir dalam ruang merupakan masalah besar yang dihadapi oleh Uni Soviet, yang meluncurkan proyek mesin nuklir pada tahun 1960 dan terpenuhi pada 1980. Sebuah mesin beroperasi diuji pada fsilitas militer nuklir Semipalatinsk.


Antara 1970 dan 1988, Uni Soviet meluncurkan pesawat ruang angkasa 32 dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga nuklir thermoelectric.
iklan