Korea Utara Kembali Ancam Amerika dan Korsel Dengan Senjata Nuklirnya

SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengklaim telam mencapai kemajuan penting dalam teknologi rudal balistik dan menyerukan untuk melakukan tes lanjutan rudal hulu ledak nuklir "dalam waktu singkat," yang terbaru dari serangkaian ancaman baru-baru ini dilontarkan oleh Korut yang bertujuan untuk menciptakan rasa takut kepada AS dan Korea Selatan.
 
 
 
Kim mengamati simulasi kemampuan rudal balistik berhulu ledak nuklir untuk menahan tekanan panas, menurut laporan dari kantor berita negara tersebut yang dipublikasikan Selasa. Tanggal tes tidak diberikan.

Simulasi yang dilakukan telah berhasil, menurut laporan tersebut. Kim mengatakan itu menunjukkan Korea Utara telah menguasai langkah teknis yang signifikan dalam mengembangkan kemampuan rudal balistik yang efektif. Dia menyerukan uji lapangan lebih lanjut untuk meningkatkan ancaman rudal nuklir Pyongyang.


Tidak ada cara untuk mengkonfirmasi klaim dari preside Korea Utara yang telah sukses dalam mengembangkan hulu ledak mampu manahan panas dan guncangan dari masuk kembali ke atmosfer bumi saat dipasang pada rudal balistik jarak jauh. Tapi Melissa Hanham, seorang peneliti senior di James Martin Pusat Studi Nonproliferasi di California, mengatakan secara umum diasumsikan bahwa Pyongyang telah bekerja keras dengan tantangan untuk beberapa waktu.

Hanham mengatakan kekhawatiran terbesar dalam laporan terbaru adalah implikasi bahwa Korea Utara mungkin menguji rudal yang dikenal sebagai KN-08, yang diperkirakan memiliki jangkauan beberapa ribu mil tetapi belum menjalani tes. Para pejabat AS telah mengidentifikasi KN-08 sebagai potensi ancaman paling serius terhadap daratan Amerika.
iklan