ISIS Eksekusi 12 Anggotanya karena Kontak dengan Intelijen Irak

MOSUL - Kelompok ISIS atau Islamic State telah mengeksekusi 12 anggotanya atas tuduhan melakukan kontak dengan intelijen pasukan Irak.


Eksekusi itu dilakukan di Mosul, Irak utara oleh militan ISIS yang masih kerabat dari korban eksekusi.

Seorang sumber yang berbicara dengan syarat anonim mengungkap eksekusi 12 anggota ISIS itu kepada kepada situs berita independen milik jaringan televisi satelit Irak, Al-Sumaria.

Salah satu anggota (ISIS) juga dieksekusi saudara dan sepupunya sendiri karena berkomunikasi dengan pasukan keamanan (Irak) setelah serangan udara oleh koalisi yang menargetkan situs kunci ISIS termasuk Universitas Mosul,” katanya, yang dilansir Senin (28/3/2016).


Sumber itu mengatakan Univesitas Mosul sudah lama diduduki ISIS sejak kelompok itu menyerang Mosul pada Juni 2014.

Militer Irak mengatakan bahwa sejak Kamis pekan lalu, pasukan Irak dan para milisi sekutunya telah meluncurkan serangan ofensif untuk merebut kembali Kota Mosul dari ISIS.

Sedangkan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat juga mengklaim telah memerangi ISIS di Irak sejak Agustus 2014 dan telah menewaskan ribuan militan.


(mas)

sindonews
iklan