India Telah Mampu Ciptakan Kapal Frigat Siluman dan Kapal Selam, Indonesia?

Galangan kapal dalam negeri India, kini tidak hanya mampu menciptakan tetapi juga memenuhi semua persyaratan dari Angkatan Laut India yang terus berkembang. Selain melakukan pembelian alutsista luar negeri dengan kebijakan TOT, India juga ikut memesan Kapal Perang dari dalam negeri untuk memajukan industri dalam negeri. Angkatan Laut India telah memborong 50 kapal perang termasuk kapal selam dan mereka semua di bawah konstruksi dengan galangan kapal India.

India Telah Mampu Ciptakan Kapal Frigat Siluman dan Kapal Selam, Indonesia?
India Telah Mampu Ciptakan Kapal Frigat Siluman dan Kapal Selam, Indonesia?




India telah berpikir untuk kemajuan masa depan mereka, Negara Boliwood ini memiliki ambisi dari negara Impor akan menjadi negara pengekspor senjata terbesar di dunia. Tindakan nyata pun dilakuan dengan melakukan Evaluasi untuk kebutuhan modernisasi galangan kapal pertahanan telah dibuat berdasarkan kebutuhan saat ini dan kebutuhan masa depan dari Angkatan Laut India. Modernisasi galangan kapal yang dilakukan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tetapi juga akan mengurangi waktu yang dihabiskan untuk pembangunan kapal. Hal ini akan meningkatkan kemampuan dan memperkuat infrastruktur juga membantu negara menggabungkan  kemampuan teknologi pembuatan kapal.


Kalau di Indonesia ada PT PAL sebagai salah satu pemegang kendali juga pemasok terbesar kapal perang TNI AL maka India dengan konsten mendukung sepenuhnya galangan kapal dalam negeri seperti galangan kapal Mazagon Dock pembuat kapal Ltd (MDL) dan Garden Reach pembuat kapal Engineers (GRSE). Galangan kapal dalam negeri ini telah berhasil mengupgrade infrastruktur dan sedang membangun kapal senjata-intensif kompleks seperti kapal perusak, frigat siluman, korvet dan kapal selam.

Galangan kapal milik India lainnya seperti BUMN Goa Shipyard Ltd dan Hindustan Shipyard Ltd juga memiliki kemampuan untuk membangun berbagai kapal lain seperti arahan platform deck, tanker, patroli dan kapal survey , dll. MDL, GRSE, Goa Shipyard dan Hindustan Shipyard telah memulai program modernisasi yang komprehensif.


Lainnya halnya dengan Indonesia yang keliatannya tampak  tidak memberikan perhatian khusus kepada PT PAL dan galangan kapal dalam negeri lainnya. Hal ini dapat kita lihat ketika kelalain pemerintah dalam mencairkan dana bantuan untuk mengembangkan dan meningkatkan insfratruktur galangan kapal Pt Pal untuk mampu menciptakan kapal selam dalam negeri dengan bantuan TOT dari Korsel.Yang seharusnya telah dapat mulai dapat diciptakan di dalam negeri namun harus terkendala. Miris sekali...!!!!


Galangan Kapal India Mumbai Docks telah menginvestasikan $ 114.300.000 untuk membuat fasilitas baru yang akan memungkinkan untuk membangun lima kapal perang dan tiga kapal selam pada suatu waktu. Itu merupakan hal yang sangat luar biasa, negara dan perusahaan dalam negeri bersatu mampu menjadi negara yang kuat dan terpandang di dunia. Kini India telah belajar banyak dan berencana akan membangun Kapal Induk Sendiri dengan insiur dari dalam negeri, saat ini India telah mengundang negera-negara besar untuk ikut berpatisipasi dan memberikan ilmunya kepada India. Ada apa dengan Indonesia? Kenapa kita tertinggal?.


iklan