Gaji Rp21 Juta/Bulan, Loker Jadi Ninja di Jepang Kebanjiran Pelamar

TOKYO - Sebuah lowongan kerja (loker) menjadi ninja yang dibuka pejabat pariwisata di Jepang kebanjiran pelamar. Loker itu ratusan pelamar dari luar negeri, lantaran gaji yang ditawarkan 180 ribu yen (Rp21 juta) per bulan.



Lowongan kerja itu dibuka pejabat di Prefektur Aichi yang mempekerjakan rombongan ninja yang menguasai seni bela diri dan bisa diandalkan jadi “pembunuh siluman” seperti kisah yang diabadikan dalam buku-buku sejarah Jepang era feodal.


Tujuan perekrutan ninja itu sejatinya hanya untuk mempromosikan wisata di wilayah Jepang itu.


Dalam iklan lowongan pekerjaan yang diterbitkan awal bulan ini, pihak prefektur mengatakan setiap calon pelamar dari berabagai bangsa dipersilakan. Seminggu kemudian, lebih dari 200 aplikasi atau surat lamaran dikirim ke prefektur, di mana 85 persennya berasal dari luar negeri.


Kami menerima begitu banyak aplikasi dan pertanyaan, Satoshi Adachi, petugas unitpromosi pariwisaata Prefektur Aichi kepada AFP, Kamis (24/3/2016). ”Kami tidak berharap seperti respons besar (yang datang dari luar negeri),” lanjut dia.


Dari 235 pelamarpejabat pariwisata akan mengeliminasi menjadi 37 finalis. Menurut Adachi, para pelamar datang dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Prancis, dan Thailand.


Ninja baru yang direkrut akan menerima kontrak kerja satu tahun dengan gaji bulanan sebesar 180.000 yen (Rp21 juta) ditambah bonus.


Tugas mereka akan mencakup pertunjukan backflips, memakai merek dagang shuriken(senjata bintang ninja) dan berpose untuk foto dengan wisatawan.


(mas)
sindonews
iklan