Dua Warga AS Jadi Korban Teror Bom di Brussels

BRUSSELS - Dua warga Amerika Serikat (AS) dipastikan turut menjadi korban tewas dalam serangan bom yang menghantam Brussels Selasa lalu. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri AS John Kerry.



Namun, Kerry yang berbicara paska melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Belgia Charles Michel di Brussels masih enggan mengungkap identitas dua warga AS yang menjadi korban dalam serangan itu. Dirinya hanya mengatakan bahwa AS berduka atas kematian kedua orang itu.

"Amerika, saya ingin kau tahu, berdoa dan berduka dengan adanya orang-orang terkasih dari mereka yang telah sangat kejam diambil dari kita - termasuk Amerika - dan bagi banyak orang terluka dalam serangan-serangan keji," ucap Kerry, seperti dilansir New York Times pada Jumat (25/3).

Selain dua warga AS, dilaporkan seorang warga negara China juga turut menjadi korban tewas dalam serangan tersebut. Pemerintah Belgia sendiri sampai saat ini memang belum mengumumkan idenititas dari korban tewas dalam serangan itu.


Seperti diketahui, serangkaian ledakan menghantam ibukota Belgia, termasuk dua ledakan di bandara Brussels Zaventem dan di stasiun metro di tengah Brussels. Total 34 orang tewas dalam serangan tersebut, dan lebih dari 200 orang lainnya mengalami luka-luka.


(esn)

sindonews
iklan