Dikepung Raider, Anak Buah Santoso Kabur ke Perkampungan

POSO - Salah satu anak buah anggota kelompok radikal Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso, berinisial MAQ alias S (19) telah berhasil melarikan diri dari hutan menuju ke perkampungan di Desa Wuasa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Senin 21 Maret 2016 lalu.



Menurut Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Rudy Sufahriadi, S melarikan diri saat kelompok Mujahidin tengah tertidur pulas, tanpa adanya penjagaan.

S melarikan diri dengan menuruni pegunungan dan memasuki perkampungan warga untuk minta makanan karena merasa kelaparan akibat pengepungan oleh aparat TNI/Polri dari Satuan Raider dan Brimob yang tergabung dalam Satgas Tinombala.

“Dia (S) melarikan diri pada dini hari sekitar jam 02.00 Wita, masuk ke perkampungan setelah itu, dia menemukan warga kampung dan minta makanan," kata Rudy Sufahriadi saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (26/3/2016).

Rudy menambahkan, saat S memasuki perkampungan dengan sigap warga segera melaporkan kepada tim Satgas Tinombala karena sebelumnya warga sudah diberi pemberitahuan untuk melapor jika ada seseorang yang turun dari pegunungan berkemungkinan besar mereka adalah kelompok Santoso.

“Warga kaget karena dia (S) bawa senjata api, karena kita sudah imbaukan kepada warga kalau ada orang yang turun dari gunung maka harus dilaporkan ke Polisi,” ujar Rudy Sufahriadi.


(sms)
sindonews
iklan