Sistem Peterhanan Udara S-500 Akan Mampu Mencegat Rudal Yang Masuk Dari Ruang Angkasa

Rusia bersiap-siap untuk menguji prototipe pertama generasi berikutnya dari rudal dan juga sistem peterhanan udara S-500 Almaz Antey. Sistem pertahanan udara S-500 ini merupakan sistem generasi terbaru, yang mampu menghancurkan target serangan udara dan rudal balistik antarbenua dan target udara lainnnya.
 
Sistem Peterhanan Udara S-500 Akan Mampu Mencegat Rudal Yang Masuk Dari Ruang Angkasa
Sistem Peterhanan Udara S-500 Akan Mampu Mencegat Rudal Yang Masuk Dari Ruang Angkasa
 


Rusia membuat Sistem pertahanan udara S-500 akan mulai melakukan uji tembak pada tahun ini.   Perusahaan Pertahanan Almaz Antey yang menangani sistem dan rudal pertahanan udara terbaru sejak dari 2010. 

Pengiriman dari prototipe senjata baru Sistem pertahanan udara S-500 dijadwalkan untuk akhir tahun ini seperti yang diungkapkan oleh Sputnik Internasional, yang tidak menyebutkan sumbernya. Setelah pengiriman prototipe, S-500 akan memulai serangkaian "pra-tes" sebelum akhir 2016.


Sistem pertahanan udara S-500 Prometey juga disebut sebagai 55R6M Triumfator-M diharapkan akan jauh lebih baik daripada pendahulunya rudal dan sisitem pertahanan udara S-400 Triumf, yang saat ini dikerahkan di Suriah dan di banyak di wilayah militer Rusia termasuk Kaliningrad di perbatasan Polandia.


Ketika S-500 Prometey beroperasional pada tahun 2017, kemungkinan akan membentuk tingkat atas sistem pertahanan udara terpadu berlapis Rusia.


S-500 diharapkan dapat mendeteksi dan secara bersamaan menyerang hingga sepuluh hulu ledak rudal balistik yang terbang pada kecepatan dua puluh tiga ribu kaki per detik. Sistem pertahanan udara S-500 Prometey ini juga dikabarkan sedang dirancang untuk digunakan memukul dan pencegat pembunuh interceptors desain dengan kesamaan dengan Lockheed Martin Terminal High Altitude di Area Defense (THAAD). Sistem ini mampu mencakau 373 mil dan mencapai target setinggi 115 mil, yang berarti S-500 akan dapat mencegat hulu ledak yang masuk dari ruang angkasa.

Seperti semua sistem pertahanan udara yang modern Rusia, S-500 diharapkan akan menjadi sangat mobile dan akan menggunakan jaringan radar untuk menargetkan jarak yang luas. Sistem rudal diharapkan untuk menggunakan 91N6A (M) radar manajemen pertempuran, yang dimodifikasi akuisisi radar 96L6-TSP, serta baru 76T6 multimode keterlibatan dan 77T6 ABM radar keterlibatan, menurut Rudal Ancaman yang dijalankan oleh George C. Marshall dan Claremont Institutes.
iklan