Rusia dan India investasi $ 8 miliar pada Pesawat Siluman FGFA

Angkatan Udara (IAF) India dan produsen pesawat Rusia Sukhoi telah menyepakati kesepakatan untuk mengembangkan pesawat tempur generasi kelima India-Rusia (FGFA). Negosiator membuat terobosan bulan lalu memutuskan untuk biaya investasi yang lebih rendah untuk $ 4 miliar untuk masing-masing negara.
 
Militer India dan Militer Rusia akan memiliki pesawat siluman terbaik dengan karena dengan kesepakatan itu membuka prospek memproduksi 250 FGFAs untuk menggantikan pesawat tempur multirole Sukhoi-30MKI, menurut sumber di Kementerian Pertahanan India seperti yang dikutip Business Standard.




Kesepakatan pada 2008 pesawat tempur PGFA diproyeksikan masing-masing negara mengeluarkan biaya $ 6 miliar, disesuaikan dengan inflasi. India melalui perusahaan dirgantara negara Hindustan Aeronautics dan Rusia melalui Sukhoi telah sepakat untuk memotong biaya sebesar 40 persen menjadi $ 4 miliar  lebih dari tujuh tahun.

Masing negara-negara akan menginvestasikan $ 1 miliar di tahun pertama dan $ 500 juta masing-masing enam tahun berikutnya.

Sementara itu, India sedang melakukan negosiasi dengan Perancis untuk membeli 36 pesawat tempur multirole Rafale untuk harga belum dinegosiasikan. Presiden Prancis Francois Hollande tiba di Delhi pada hari Senin untuk memilah rincian keuangan.

Namun, dengan kesepakatan yang dicapai antara India dan Rusia dan diproyeksikan biaya Rafale itu, militer India bisa kembali ke tempur India-Rusia, menurut juru bicara dari Kementerian India Pertahanan.
iklan