AI Murka kepada Iran Karena Sering Hukuman Mati di Bawah Umur

LONDON -Ternyata bukan Arab Saudi saja yang murka terhadap Iran terhadap berbagai masalah yang mereka hadapi dengan Iran. Lembaga HAM internasional, Amnesty Internasional (AI) juga murka terhadap negara Syiah tersebut. Hal ini diungkapkan dalam laporan terbaru mereka yang menyatakan negara Syiah tersebut adalah negera algojo yang paling produktif menghukum mati terhadap anak-anak. AI menuduh Negeri Syiah itu mamakai metode penyiksaan serta perlakukan buruk guda untuk mendapat pengakuan dari seorang anak di bawah umur.





Menurut laporan yang di paparkan oleh AI,negara  Iran sejak 2005 sampai 2015 sudah menghukum mati 73 anak-anak. Dan itu telah termasuk 4 anak-anak yang dieksekusi mati pada tahun yang lalu. Perlakuan Iran terhadap anak dibawah umur ini mencatatkan rekor sebagai negara tukang jagal bagi anak-anak yang sangat produktif

Negara Iran menjadi negara tukang jagal dengan prestasi buruk dalam menghkum anak di bawah umur.
Perlu diketahui bahwa kebanyak korban yang digantung di Iran juga kebanyakan dari mereka ada kaum minoritas Sunni, bahkan menerut laporan yang telah beredar Irang telah mengekusi mati 1000 lebih orang pada tahun yang lalu.

Namun, Iran murka ketika salah satu ulama Syiah digantung oleh Arab Saudi dan dipublikasikan secara besar-besaran oleh Media dan berbanding terbalik jika Saudi yang melakukan hal tersebut. .

AI pun telah menekan Teheran untuk segera menghentikan metode hukuman mati di bawah umur yang sering mereka lakukan.
iklan